Mengenal Bug Bounty: Ini 8 Tools Wajib untuk Bug Bounty & Pentester
Apa itu Bug Bounty?
Bug bounty adalah sebuah program yang dibuat oleh perusahaan, organisasi, atau developer untuk memberikan apresiasi berupa hadiah (reward) yang berhasil menemukan dan melaporkan celah keamanan (bug atau vulnerability) pada sistem mereka.
Program ini dijalankan secara legal dan terstruktur, dengan scope yang jelas.
Peserta dalam program Bug Bounty ini dikenal sebagai bug hunter, yaitu independent security practitioner yang secara aktif melakukan pentest terhadap website, aplikasi web, API, maupun infrastruktur digital lainnya.
Mekanisme Kerja Bug Bounty
Biasanya alur bug bounty berjalan sebagai berikut:
- Perusahaan membuka program bug bounty
Biasanya melalui platform seperti HackerOne, Bugcrowd, atau program internal. -
Bug hunter melakukan pengujian keamanan
Pengujian dilakukan sesuai scope, meliputi:-
Web application
-
Mobile application
-
API
-
Infrastruktur pendukung
-
-
Bug hunter menemukan vulnerability
Misalnya:-
SQL Injection
-
XSS
-
IDOR
-
Authentication bypass
-
Exposed secrets
-
-
Laporan bug dikirim secara resmi
Laporan harus memuat:-
Technical description
-
Reproductive steps
-
Security impact
-
Proof of Concept (PoC)
-
-
Perusahaan memvalidasi dan memberi reward
Besaran bounty biasanya ditentukan berdasarkan severity (Low–Critical).
Nah ini dia 8 tools yang paling sering digunakan oleh bug bounty hunter dan pentester professional
1. Burp Suite Professional
Jika bug bounty adalah sebuah operasi, maka Burp Suite Professional adalah command center-nya.
Burp Suite Professional adalah tools utama untuk web application security testing. Burp tidak hanya sekadar intercepting proxy, tapi sebagai platform eksploitasi end-to-end.
Fungsinya:
-
Testing authentication & authorization
-
Intercept & modify HTTP/HTTPS request
-
Manual testing dengan Repeater
-
Brute force & fuzzing parameter via Intruder
-
Testing authentication & authorization
-
Scanning automation dengan Burp Scanner
-
Ekstensi melalui BApp Store
Burp sangat powerful untuk:
-
IDOR (Insecure Direct Object Reference)
-
SSRF
-
Authentication bypass
-
Business logic flaws
-
Parameter tampering
Burp memungkinkan pentester berpindah dari recon → testing → exploitation. Penggunaan custom wordlist dan payload chaining membuat Burp unggul dibanding tools lain.
2. Nmap
Jika Burp fokus pada layer aplikasi, Nmap fokus di layer network dan service discovery. Tools ini sangat penting saat target tidak hanya web, tetapi juga exposed infrastructure.
Fungsinya:
-
Port scanning (TCP/UDP)
-
Service & version detection
-
OS fingerprinting
-
Vulnerability discovery via NSE scripts
Command Favorit
nmap -sC -sV -p- target.com
Temuan umum:
-
Admin panel di port non-standar
-
Database terbuka (MongoDB, Redis)
-
SSL/TLS misconfiguration
-
Default credentials
📌 Best Practice: Nmap sering membuka attack surface tersembunyi yang luput dari web-only testing. Gunakan Nmap di fase awal untuk memperluas scope attack, bukan hanya web.
3. Tools Tomnomnom
Tomnomnom dikenal dengan tools yang simple, fast, dan sangat efektif untuk passive recon.
a. waybackurls
Mengambil URL historis dari:
-
Wayback Machine
-
Common Crawl
-
AlienVault
Manfaatnya:
-
Menemukan endpoint deprecated
-
Parameter lama yang masih aktif
-
Hidden API & admin routes
b. assetfinder
Digunakan untuk fast subdomain discovery dari passive sources.
assetfinder target.com
c. burl
Digunakan untuk payload variation & bypass testing, terutama:
-
XSS
-
SQL Injection
-
Filter evasion
📌 Tool ini sangat cocok untuk bug hunter yang think fast dan manual-driven.
4. Dirsearch
Directory brute forcing masih menjadi goldmine dalam pentesting modern, terutama pada aplikasi legacy.
Dirsearch digunakan untuk menemukan:
-
Hidden directory
-
Backup file
-
Dev/staging environment
-
Endpoint tak terdokumentasi
Kenapa Dirsearch?
-
Python-based & cepat
-
Support multiple extensions file (.zip, .bak, .git)
-
Mudah dikustomisasi
-
Lebih fleksibel dibanding Dirb/Dirbuster
Contohnya :
|
Temuan |
Dampak |
|
/.git/ |
Source code leakage |
|
/backup.zip |
Credential exposure |
|
/admin_old |
Auth bypass |
📌 Pro Tips: Sesuaikan wordlist dan kecepatan agar tidak terlalu noisy.
5. Amass, Sublist3r & Aquatone
Subdomain adalah attack surface multiplier. Kombinasi tools ini memberikan coverage maksimal.
Workflow Ideal:
|
Tools |
Fungsi |
|
Sublist3r |
Passive recon cepat |
|
Amass |
Deep & recursive enumeration |
|
Aquatone |
Screenshot & visual reconnaissance |
Alunya:
-
Enumerasi subdomain
-
Filter host aktif
-
Screenshot visual
-
Identify interesting portals
📌 Visual recon dari Aquatone sering mempercepat discovery tanpa harus klik satu per satu.
6. SQLmap
Walaupun SQL Injection semakin jarang, SQLmap tetap relevan ketika dipadukan dengan manual validation.
SQLmap adalah tools powerful untuk:
-
Error-based SQLi
-
Blind SQLi
-
Time-based SQLi
Fiturnya:
-
WAF bypass
-
DB fingerprinting
-
Data extraction
📌 Etika Profesional:
-
Gunakan SQLmap setelah validasi manual
-
Hindari blind dumping tanpa izin scope
SQLmap bukan pengganti skill, tapi akselerator setelah vulnerability terbukti.
7. Gitjacker
Exposed .git directory masih sering ditemukan bahkan di production.
Gitjacker bisa:
-
Mendeteksi .git exposure
-
Reconstruct source code
-
Mengambil config & commit history
High Risk:
-
Hardcoded credentials
-
API key bocor
-
Internal endpoint terekspos
📌 Gitjacker mampu merebuild repository dari server target, membuka jalan ke eksploitasi lanjutan.
8. crt.sh
crt.sh adalah search engine untuk Certificate Transparency Log dan salah satu tools OSINT.
Manfaatnya:
-
Menemukan subdomain tersembunyi
-
Melacak domain internal
-
Menemukan aset lama
Workflownya:
-
Cari domain di crt.sh
-
Ekstrak subdomain
-
Validasi host aktif (httpx)
-
Integrasi ke recon pipeline
Kombinasi yang cocok
crt.sh → httpx → Burp
Banyak subdomain sensitif ditemukan hanya melalui CT logs, bahkan yang tidak terdaftar di DNS umum.
📌 Sangat cocok untuk large scope bug bounty & enterprise target.
Mapping Tools ke Tahap Pentesting
|
Tahap |
Tools |
|
Recon Passive |
crt.sh, waybackurls |
|
Recon Active |
Nmap, assetfinder |
|
Enumeration |
Dirsearch, Amass |
|
Web Testing |
Burp Suite |
|
Exploitation |
SQLmap, Gitjacker |
|
Visual Recon |
Aquatone |
Kesimpulan
Karena target bug bounty adalah real system dengan high complexity, maka bug hunter sangat bergantung pada tools untuk:
-
Reconnaissance
-
Enumeration
-
Exploitation
-
Validation
Inilah alasan mengapa menguasai tools seperti Burp Suite, Nmap, Amass, SQLmap, hingga crt.sh menjadi sangat penting.
Ingin menguasai tools Bug Bounty atau Pentest lebih advanced? 🚀
Berikut pelatihan yang kami rekomendasikan:
Silakan konsultasikan kebutuhan Anda bersama kami dengan klik link berikut: https://bit.ly/kontaksuhu
