Mengenal Databricks: Fitur, Arsitektur & Cara Analysis Data di Databricks
Apa Itu Databricks?
Databricks adalah platform data berbasis cloud yang dirancang untuk mengolah big data, melakukan analisis, membangun pipeline data engineering, dan mengelola workflow machine learning.
Databricks digunakan untuk:
-
Data Engineering
-
Data Analytics
-
Business Intelligence
-
Machine Learning
-
Generative AI dan LLMOps
Databricks menggunakan pendekatan Lakehouse Architecture, yang menggabungkan keunggulan data lake (skala besar dan murah) dan data warehouse (konsistensi, schema management, transaksi ACID).
Platform ini dapat dijalankan di tiga cloud:
-
AWS Databricks
-
Azure Databricks
-
Google Cloud Databricks
Mengapa Databricks Penting untuk Data Analysis?
Data analysis memerlukan platform dengan kapasitas big computing serta fleksibilitas pengolahan data. Databricks menjawab kebutuhan tersebut dengan:
✔ Big Data Processing
Menggunakan Apache Spark untuk menjalankan analitik pada jutaan baris data dalam hitungan detik.
✔ Unified Analytics
Notebook yang mendukung Python, SQL, Scala, dan R dalam satu interface.
✔ Delta Lake
Format penyimpanan dengan ACID transaction yang memungkinkan data analyst bekerja dengan data yang reliable dan consistent.
✔ Databricks SQL
Dashboarding dan query SQL berperforma tinggi tanpa perlu mempelajari Spark Programming.
✔ Integrasi Machine Learning
MLflow memudahkan tracking eksperimen dan produksi model.
Platform ini sangat cocok untuk data analyst, data engineer, BI engineer, hingga AI developer.
Baca juga : Pelatihan Data Science with Python
Teknologi dibalik Databricks
Di balik performanya, Databricks dibangun dengan sejumlah core teknologi berikut:
|
Teknologi |
Fungsi |
|
Apache Spark |
Mesin komputasi terdistribusi untuk big data processing. |
|
Delta Lake |
Lapisan penyimpanan dengan ACID transactions, schema enforcement, time travel. |
|
Databricks Runtime |
Engine teroptimasi untuk Spark & data analytics berkecepatan tinggi. |
|
MLflow |
Mengelola seluruh siklus hidup Machine Learning. |
|
Photon Engine |
Mesin kueri in-memory dengan performa tinggi untuk SQL workloads. |
|
Unity Catalog |
Governance data, akses, permission, lineage — semuanya terpusat. |
|
Workspace UI |
Interface kolaboratif untuk notebook, workflow, cluster, SQL dashboard. |
Yuk ikut Pelatihan Introduction to Data Science di SUHU
Workflow Data Analysis di Databricks
Berikut flow analisis data end-to-end di Databricks:
Step 1: Data Ingestion
Databricks dapat mengambil data dari berbagai sumber:
-
Cloud Storage (S3, Azure Data Lake, GCS)
-
Database: MySQL, PostgreSQL, SQL Server
-
Streaming: EventHub, Kafka
-
File: CSV, JSON, Parquet
Contoh ingest file CSV dalam Python:
df = spark.readStream.format("cloudFiles") \
.option("cloudFiles.format", "csv") \
.load("/min/data/sales/")
Step 2: Data Cleaning & Transformation
Databricks mendukung SQL, PySpark, dan Pandas API.
Contoh transformasi SQL:
SELECT
country,
SUM(revenue) AS total_revenue
FROM sales
GROUP BY country
ORDER BY total_revenue DESC
Contoh PySpark transformation:
from pyspark.sql.functions import *
df_clean = df.withColumn("sales_amount", col("qty") * col("price"))
Baca juga : Pelatihan Data Science with Python
Step 3: Menyimpan Data dalam Delta Lake
Format Delta meningkatkan performa analisis. Saat ini, banyak tim memakai Delta Live Tables (DLT) untuk automated pipeline. contonya:
df_clean.write.format("delta").mode("overwrite").save("/mnt/delta/sales")
Step 4: Exploratory Data Analysis (EDA)
Databricks Notebook mendukung visualisasi langsung:
-
Bar chart
-
Line chart
-
Map
-
Time-series analytics
Cukup klik “Plot” → pilih chart → selesai.
Contoh Databricks notebooks mendukung visualisasi built-in untuk EDA:
import pandas as pd
import matplotlib.pyplot as plt
import seaborn as sns
# Convert Spark DataFrame to Pandas for visualization
df_pandas = result.toPandas()
# Statistical summary
display(df_pandas.describe())
# Correlation analysis
correlation_matrix = df_pandas.corr()
sns.heatmap(correlation_matrix, annot=True)
plt.show()
Time Series Analysis
Untuk analisis data temporal:
from pyspark.sql.window import Window
from pyspark.sql.functions import lag, lead, datediff
# Calculate moving averages
windowSpec = Window.partitionBy("product_id") \
.orderBy("date") \
.rowsBetween(-6, 0)
df_timeseries = df.withColumn("moving_avg_7day",
avg("daily_sales").over(windowSpec))
# Trend analysis
df_trend = df_timeseries.withColumn("prev_value",
lag("daily_sales", 1).over(Window.partitionBy("product_id").orderBy("date"))) \
.withColumn("growth_rate",
(col("daily_sales") - col("prev_value")) / col("prev_value") * 100)
display(df_trend)
Step 5: Membangun Dashboard
Databricks Lakehouse Monitoring / DBSQL Dashboard dapat membuat dashboard BI:
-
Penjualan per region
-
Performa marketing
-
Distribusi transaksi
-
Anomaly detection
Dashboard bisa dibagikan langsung ke tim lain.
Built-in Visualizations
Databricks menyediakan visualisasi native di notebooks:
# Prepare data for visualization
df_viz = spark.sql("""
SELECT
DATE_TRUNC('month', order_date) as month,
product_category,
SUM(revenue) as total_revenue
FROM sales_data
WHERE order_date >= CURRENT_DATE - INTERVAL 12 MONTHS
GROUP BY 1, 2
ORDER BY 1, 2
""")
display(df_viz) # Databricks auto-generates charts
Baca juga : Pelatihan Data Science with Python
Step 6: Automation dan Scheduling
Databricks Jobs memungkinkan:
-
Scheduling pipeline
-
Automating data cleaning
-
Running ML retraining
-
Building ETL/ELT workflows
-
Running Delta Live Tables (DLT) dan MLflow pipelines.
-
Dapat di-trigger via GitHub Actions atau Jenkins.
Semua dapat diatur langsung dari UI atau API Databricks.
Kesimpulan
Arsitektur Databricks sangat cocok untuk profesional IT yang membutuhkan platform terpadu dan scalable untuk:
-
data engineering
-
analisis data
-
machine learning
-
pembuatan dashboard
-
pipeline streaming
-
AI development
Dengan komponen seperti Apache Spark, Delta Lake, Photon, MLflow, Databricks Runtime, Unity Catalog, dan Workspace UI, Databricks menyediakan ekosistem lengkap untuk end-to-end analytics pipeline.
🚀 Upgrade skill Data Analysis dengan Databricks?
Ingin belajar Data Analysis menggunakan Databricks, Spark, atau platform analytic data lainnya seperti BigQuery atau Snowflake?
Ikuti pelatihan terkait data analysis bersama SUHU. Pelatihan yang kami rekomendasikan:
Silakan konsultasikan kebutuhan Anda bersama kami dengan klik link berikut: https://bit.ly/kontaksuhu
